Sidang Perdana Gugatan Panji Gumilang terhadap Ridwan Kamil Digelar Hari Ini, Gubernur Jabar Absen

  • Whatsapp

Bandung Jawa Barat || Metrosurya.net – Pengadilan Negeri (PN) Bandung akan menggelar sidang perdana gugatan pemimpin pondok pesantren atau Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang terhadap Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil, pada hari ini, Selasa (15/8/2023).

Mengutip dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SPP) PN Bandung, sidang pertama dalam perkara perdata nomor 325/Pdt/G/2023/PN.BDG tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 di ruang sidang Mudjono.

Sementara itu, Humas PN Bandung, Dal Yusra menyebut PN Bandung telah menunjuk majelis hakim yang akan menangani persidangan gugatan ini.

“Hakim yang ditunjuk untuk menyidangkan gugatan tersebut yakni hakim Tuti Haryati,” kata Dal Yusra, Senin (14/8).

Pada sidang pertama ini, agenda yang akan dilaksanakan adalah pemeriksaan legalitas dan mediasi antara penggugat dengan tergugat.

Dal Yusra menuturkan, sebelum memasuki masa persidangan, PN Bandung memberikan kesempatan bagi kedua belah pihak untuk mediasi.

Di sisi lain, Ridwan Kamil disebut tidak akan menghadiri persidangan perdana gugatan Panji Gumilang yang digelar hari ini.

Hal ini disampaikan Kuasa hukum Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Arief Nadjemudin.

Ia menyebut pada sidang hari ini, Gubernur Jawa Barat ini akan diwakilkan oleh kuasa hukumnya.

“(Gubernur Ridwan Kamil) Enggak (datang), jadi untuk pemeriksaan awal kuasa hukum saja yang hadir,” ujar Arief, Senin (14/8), dikutip dari Tribun Jabar.

Ia mengatakan, Ridwan Kamil tidak hadir pada persidangan perdana ini karena agendanya masih belum membahas pokok perkara.

Sebelumnya, pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun Panji Gumilang resmi menggugat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Gugatan telah didaftarkan pada Senin (24/7/2023), di Pengadilan Negeri Bandung, Jabar, dengan nomor perkara 325/Pdt.G/2023/PN Bdg.

Kuasa hukum Panji Gumilang, Hendra Effendi mengatakan, gugatan dilakukan Panji karena pernyataan Ridwan Kamil dinilai telah menggiring opini dan membingkai sebuah situasi soal Ponpes Al Zaytun.

Selain itu, Ridwan Kamil dianggap terburu-buru menyimpulkan opininya soal Al Zaytun, sementara proses penyelidikan masih berlangsung.

Di sisi lain, Ridwan Kamil menanggapi santai gugatan yang dilayangkan Panji Gumilang terhadap dirinya tersebut.

Melalui unggahan di akun Instagram-nya, Minggu (23/7/2023), Kang Emil mempersilakan apabila pihak Panji Gumilang ingin menggugat.

Ia juga mengaku tak takut menghadapi gugatan itu yang disebutnya sebagai hanya urusan peradilan duniawi.

“SILAKAN SAJA, karena ini adalah negeri hukum. Justru baik agar permasalahan bisa terang benderang. Ini hanya urusan peradilan duniawi,” tulis Ridwan Kamil dalam takarir di unggahannya.

Politikus Golkar itu menegaskan, apa yang dilakukannya terkait kasus Ponpes Al Zaytun adalah perwujudan sumpahnya sebagai pemimpin Jawa Barat untuk membela umat dan syariat agama.

“Sebagai pemimpin Jawa Barat, saya sudah bersumpah untuk menjaga Jawa Barat dan NKRI serta berkewajiban membela umat dan syariat dari hal-hal yang membahayakan dan meresahkan,” jelasnya.

“Setiap keputusan terkait keumatan, saya selalu mendengarkan para ulama-ulama Jawa Barat,” lanjut Ridwan Kamil. (Nurhari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *