Polres Bojonegoro Tetapkan 5 Orang Tersangka Dari 17 Pelaku Pemerasan Dilapak Kedewan Wonocolo

  • Whatsapp
Img 20240104 Wa0042

Bojonegoro || Metrosurya.net – Satreskrim Polres Bojonegoro berhasil mengungkap kasus pemerasan terhadap pengusaha minyak mentah di Kedewan bojonegoro yang terjadi pada tanggal 25 Desember 2023 lalu, diungkap pada konfrensi pers dihalaman Mapolres Bojonegoro. Kamis (04 /01/2023)

Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto, SIK melalui Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Fahmi Amirulah menjelaskan, Grombolan yang mengatas namakan wartawan gabungan TNI – Polri ini meminta uang sebesar RP 100 juta, dengan modus menanyakan surat surat perijinan usahanya, dan mengancam akan dibawa ke Polres Bojonegoro sekaligus menaikkan kepemberitaan, merasa takut dengan semua itu akhirnya dilakukan negosiasi harga.

“Setelah negosiasi harga, korban setuju mentransfer RP 30 juta dari nominal awal Rp 100 juta, yang kemudian dibagi kepada 17 pelaku, dengan masing-masing mendapatkan RP 1.200.000 dan sisanya untuk operasional.” kata AKP Fahmi.

AKP Fahmi menambahkan, dari 17 pelaku, 5 diantaranya berhasil ditangkap di Jembrana, Bali. Mereka adalah OR (48) dari Desa Gunungangsir, S (31) dari Desa Gamongan, TU (46) dari Desa Puspo, I (46) dari Desa Betet, dan GHM (31) dari Desa Kebonsari.

“Barang bukti yang diamankan termasuk satu unit mobil Avanza, 5 handphone, 1 lembar cetak rekening koran, 5 ID wartawan, dan 1 ATM BRI atas nama Ghana.” terangnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini para pelaku dijerat dengan pasal 368 dan/atau pasal 369 KUHP, serta Pasal 378 KUHP jo pasal 55 KUHP tentang pemerasan, penipuan, atau turut serta dalam tindak pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun Penjara. (dex)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *