Itwasda Polda Jabar Gelar Was Ops Jaran Lodaya 2024 di Polres Cirebon Kota

  • Whatsapp
Img 20240523 Wa0037

Cirebon|| Metrosurya.net – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota mengikuti kegiatan Was Ops (Pengawasan Operasi) Jaran Lodaya 2024 di Aula Sanika Satyawada pada Rabu (22/5/24).

Adapun Tim Wasops Itwasda Polda Jawa Barat dikomandoi AKBP Haryo Tejo Wicaksono, S.Ik., S.H (Ketua Tim). Kompol Jany Purba Wicaksana, S.Kom. (Pemeriksa). Kompol S. Ridwan, S.IP. (Pemeriksa). Kompol Joni, S.H., M.H. (Auditor). Dian Hendrawati, S.E. (Penata TK I). Didin Saepudin, A.md (Penata). Bripda Rizky Septian.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini diikuti oleh tiga polres, yaitu, Polresta Cirebon, Polres Cirebon Kota dan
Polres Indramayu.

Disamping itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya terus-menerus Polri untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam mencegah dan menangani kasus pencurian kendaraan bermotor.

Dalam sambutannya, Ketua Tim IRBID Itwasda Polda Jabar, AKBP Haryo Tejo Wicaksono, S.Ik., S.H., menyampaikan hal-hal penting terkait Operasi Jaran Lodaya 2024. Dirinya menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk mengurangi angka pencurian kendaraan bermotor dan menghambat aksi kejahatan tersebut.

“Operasi Jaran ini merupakan upaya dalam rangka mengurangi angka pencurian kendaraan bermotor. Jika ada perubahan Target Operasi (TO), segera buat laporannya dari Satuan Intelkam,” ujar AKBP Haryo Tejo Wicaksono.

AKBP Haryo juga menginstruksikan kepada Satuan Reskrim untuk melakukan pengecekan kembali terhadap berkas-berkas lama yang telah berusia satu tahun atau lebih, untuk memastikan tidak ada kasus yang belum terselesaikan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh Tim Wasops Itwasda Polda Jawa Barat. Pemeriksaan ini mencakup evaluasi terhadap pelaksanaan operasi dan kelengkapan administrasi terkait, guna memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan prosedur dan target yang telah ditetapkan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan setiap polres yang terlibat dapat lebih optimal dalam melaksanakan Operasi Jaran Lodaya 2024, sehingga angka pencurian kendaraan bermotor dapat ditekan seminimal mungkin. (Nuhari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *